Free Fire EWC 2025: EVOS Divine Juara Dunia, RRQ Kazu Runner-up, Wardeka Siap Menembus Global

Free Fire EWC 2025: EVOS Divine Juara Dunia, RRQ Kazu Runner-up, Wardeka Siap Menembus Global
Sumber :
  • Esports Insider

Riyadh menjadi saksi gemilangnya prestasi esports Indonesia. Free Fire kembali mencuri perhatian dunia dengan tampil sebagai salah satu cabang utama di Esports World Cup (EWC) 2025, yang berlangsung penuh ketegangan dan drama dari babak awal hingga Grand Final.

Turnamen ini dimulai dengan tahap Knockout pada 16–18 Juli 2025, berlanjut ke Point Rush pada 19 Juli, dan memuncak di Grand Final yang mempertemukan tim-tim terbaik dunia dalam 10 pertandingan sengit pada 20 Juli. Total hadiah yang diperebutkan mencapai US$1 juta, dengan tambahan prestise berupa tiket menuju Free Fire World Series (FFWS) Global Finals 2025 di Jakarta.

EVOS Divine: Raja Baru Dunia Free Fire

Atmosfer Grand Final benar-benar membara. Dari awal hingga akhir, EVOS Divine menunjukkan performa konsisten dan strategi matang. Mereka menutup kompetisi dengan 170 poin, termasuk 96 eliminasi dan dua Booyah, salah satunya diraih di pertandingan terakhir secara dramatis.

Momen Booyah terakhir itu bukan hanya memastikan gelar juara, tetapi juga menegaskan dominasi EVOS Divine di panggung battle royale internasional. Sang bintang muda, Rasyah “The Wonderkid” Rasyid, tampil memukau dan dinobatkan sebagai MVP berkat gaya bermain agresif dan presisi yang mematikan.

RRQ Kazu: Rival Sekaligus Rekan Senegara

Tak kalah membanggakan, RRQ Kazu berhasil merebut posisi runner-up dengan 123 poin. Persaingan mereka dengan tim-tim top dunia, termasuk Team Vitality yang finis di posisi ketiga dengan 120 poin, menjadi bukti bahwa esports Indonesia sedang berada di puncak kejayaan.

Salah satu elemen unik di EWC 2025 adalah Sistem Point Rush, yang memberikan headstart bagi tim tertentu di babak final. Strategi ini terbukti membuat jalannya pertandingan lebih dinamis, penuh kejutan, dan sulit diprediksi hingga detik terakhir.

Wardeka: Harapan dari Game Lokal Indonesia

Sementara Free Fire mendominasi panggung global, di tanah air geliat game lokal juga mulai terasa. Wardeka, game TPS (Third Person Shooter) karya anak bangsa, mengusung tema budaya Sulawesi Utara dan terus aktif membangun komunitasnya.

Wardeka secara konsisten hadir di berbagai event, salah satunya Warbiasa League, untuk menguji mekanik permainan sekaligus mendengar masukan pemain. Update terbaru Wardeka menghadirkan mode Patriot Survival dan sistem matchmaking yang lebih adil, meningkatkan pengalaman bermain dan memberi peluang bagi pemain baru untuk berkembang.

Meski skala Wardeka masih jauh dari raksasa seperti Free Fire, semangat komunitas yang tumbuh di sekitarnya memberikan harapan besar. Banyak pihak percaya, dengan dukungan ekosistem yang tepat, Wardeka punya peluang menembus pasar internasional suatu hari nanti.

Simbol Kebangkitan Esports Indonesia

Kesuksesan EVOS Divine dan RRQ Kazu di EWC 2025 tidak hanya soal gelar juara. Ini adalah simbol bahwa Indonesia memiliki talenta, strategi, dan mentalitas untuk bersaing di tingkat dunia.

Free Fire sebagai game mobile battle royale membuktikan bahwa format kompetisi ini masih relevan dan diminati jutaan penonton. Sementara itu, Wardeka menjadi pengingat bahwa inovasi lokal bisa berkembang jika diberi ruang dan dukungan yang cukup.